Sabtu, 14 Juli 2012

14. Sinetron Indonesia


       Sebelumnya gue minta maaf kepada persinetronan Indonesia dengan kritik gue ini dan berterimakasih pada Imonck yang telah menkonfirm gue.
        Jujur saja, gue masih ngakak, kalo ngebayanging catatan-catatan temen baru gue, Imonck. Walau pun catatan-catatannya lebih cocok dibilang cacatan-cacatan seekor Imonck. Sampai hampir semalaman gue gak bisa tidur.
            Dari berbagai macam jenis penumpang bus malam. Sugesti dari bibinya. Boomerang yang udah gak pulang-pulang dan masih banyak lagi cacatan-cacatan lainnya.
            Lanjut ke pokok permasalahan Sinetron Indonesia yang semakin populer karena adanya Cinta Fitri. Bahkan temen-temen yang gila-gilaan (sepertinya ada yang gila beneran) di SOG (Stasiun Orang Gila) makin suka aja sama acara TV bergenre romance ini. Bahkan ada yang udah buat Cinta Fitri sesion 10 juga. Padahal gue dan Ibu gue taunya Cinta Fitri itu baru tayang sampai sesion 3. Terbukti, para member SOG itu nggak gila, tapi lebih tepatnya kreatif mengada-ada atau memang membernya up-date Cinta Fitri terus. Gue acungin jempol kaki deh, pada yang udah nonton sesion 10.

            Yang gue ingat di Cinta Fitri itu;

            Sesion 1: Fitri punya pacar tapi masih ada pihak ketiga yang terus mengganggu. Gue lupa nama-namanya.
            Sesion 2: Fitri menikah dengan mantan pacarnya tadi, tapi masih diganggu sama pengganggu tadi.
            Sesion 3: Inilah yang paling mengharukan dan menjadi cikal-bakal sinetron jaman sekarang. Fitri punya anak, tapi anaknya ditukar sama tokoh antagonis tadi.

            Tapi kalo yang sesion 4 sampai 10, gue nggak tahu perkembangannya.

            Dengan adanya Cinta Fitri itu. Gue lihat perkembangan persinetronan Indonesia malah semakin gitu-gitu aja. Lebih tepatnya jalan ceritanya yang lebih menganut alur TMTA (Tabrak Mobil Tukar Anak). Kebanyakan gitu kan. Bahkan gue jadi bingung, apakah cinta itu datangnya dari mobil?
            Tertabrak mobil > jadi pembantu > mendapat jodoh > kaya > memperebutkan warisan > lahirlah seorang anak > anaknya tertukar > kehilangan anak > anaknya ditemukan > tertabrak mobil lagi > tidak ingat dengan anaknya. Begitu, kan?
            Bahkan, ada yang blak-blakan memberi judul sinetronnya dengan judul "Anak yang Tertukar". So, alurnya mudah ditebak bangetkan?
            Gue sebagai pecinta film Indonesia dan sedikit menyukai sinetron. Gue berharap, para pembuat alur carita atau dialognya dikembangkan lagi. Contohnya;
            Tertabrak mobil bisa diganti dengan tertabrak becak, pesawat (kelebihan) atau genk motor. Tapi wanita (sebut saja Luna)nya marah dan menjadikan ketua genk motor itu sebagai pembantunya. Insaflah ketua genk motor dan mengajak anak buahnya untuk menjual bubur kacang ijo dari pada mainin motor.
            Karena ketua genk motor yang sekarang lebih pantas dipanggil Bos Burjo sangat baik dan tidak sombong serta mukanya ganteng (mungkin kayak gue). Luna pun suka sama Bos Burjo tadi.
            Mungkin karena keasyikan pacaran sama Luna. Bos Burjo pun kehilangan gerobak burjonya. Karena Luna orang yang gahol, ia pun mencari gerobaknya lewat iklan-iklan di dunia maya (jadinya Luna Maya dong, maaf) dengan tulisan seperti di bawah:

            WANTED

Dicari               : Gerobak Burjo
Dengan ciri-ciri            : Warna hijau muda, ukuran 1*2m, terdapat anak tikus yang saya beri nama Titi di dalamnya.
            Bila menemukan harap hubungi email ini: luna.burjoimoat@yahoo.com eaa...

            Contohnya gitu aja, ya. Sampai jumpa dikesempatan selanjutnya. Banyak salah minta maaf, coy... kritik dan saran koment.

TJ
Nb        : like... ya https://www.facebook.com/#!/seksotdr
            Follow http://dkesot.blogspot.com/




13. Jakarta yang Tercoblos




            Pada kesempatan kali ini. Gue sebagai pemilik resmi akun twitter @dokter_sot . Akan membahas Pemilihan Gubernur DKI (Daerah Khusus Ibukota) Jakarta. Tapi walau pun begitu, alangkah baiknya, kalian gak usah menanyakan "Kalau Ibukota ada di Jakarta. Lalu dimana Bapakkota?" pada gue.
            Karena gue hanya bisa menjawab "Bapakkota lagi di Arab jadi TKI ilegal. Mau ikut?".
            Omong-omong kalian udah pada bisa nyoblos belum? Kalau udah bisa, nyoblos/ milih siapa? Kalau belum bisa nyoblos jangan dipaksakan. Nanti bisa sakit. Sakit perut, sakit kepala, sakit tenggorokan bahkan sakit hati.
            Tapi kalau udah bisa nyoblos/memilih calon gubernurnya doa dulu sebelum nyoblos, ya. Walau pun sebenernya elo sangat benci dengan salah satu cagub dan cawagubnya. Elo jangan sekali-kali mencoret-coret gambar wajahnya mau pun mencoblos dengan jarum santet, walau pun hati elo udah tersayat-sayat mau pun gambar cagub atau cawagubnya mirip dengan sang mantan yang ngeselin bagi elo.
            Karena kasian cagub/ cawagubnya. Udah capek-capek pasang spanduk, poster, iklan rawit, iklan TV, iklan tawar, iklan bandeng, buat kampanye, ngeluarin uang banyak, korupsi(ups...) dan sebagainya. Malah elo santet, mana hati nurani elo? Kalau hue tinggal di Jakarta. Waktu itu gue akan pilih pasangan nomor urut 07. Biar Jakarta tidak ber...jenggot (emangnya ada nomor urut 07?).
            Walau pun elo membenci semua pasangan cagub dan cawagub yang udah dicalonin. Jangan sekali-kali menggambar dan memberi nama cagub dan cawagub hasil imajinasimu sendiri. Apalagi malah mencoblos gue, pas muka lagi. Hati gue remuk kawan. Gue kan gak nyalonin jadi gubernur DKI.
            Kemarin Rabu, gue menyempatkan membaca status temen-temen gue di FB. Mengapa gak di twit? Karena follower twit gue baru 6 makhlik, coy. Begini contohnya;

            status 1:
            Bang Echong bukan Pochong Benchong
        Ternyata... Jokowi telah memimpin pertandingan bung... Apakah Foke bisa menyusul... Ataukah Falentino Rossy bisa menyelipnya? Kita tunggu hasil finishnya.
            1 menit lebih 2 jam yang lalu baru saja melalui jalan penuh bencong km.1. tidak ada yang suka. nggak usah suka. pada gak mau koment.

            status 2:
            Iyul Celalumanis Walaumacihterluka
        Bingung mau nyoblos yang mana...
            baru saja melalui di sekitar bundaran donat. 2 wanita jadi-jadian menyukai ini. suka? 8komentar.

            Menanggapa kedua status gak jelas di atas. Gue pun memberikan komentar pada Iyul Celalumanis Walaumacihterluka. Karena gue tahu kalau tempat tinggal Iyul itu di Jogja juga.

            Gue      : Yul, jadi udah pergi ke Jakarta? Nyoblos siapa?
            Iyul      : Siapa bilang gue ke Jakarta? Gue lagi belajar menjahit bersama Sari.
            Gue      : Sari, siapa Yul? Boleh minta nomer HP-nya, cantik nggak?
            Iyul      : Lo temen bejat, ya Jo. Gue gak sudi punya kaek kayak lo. Walau pun gue sadar kakek gue lebih jelek dari lo.
            Gue      : Yul... siapa Sari, Yul?
            Gue      : Yul... apa Sari itu pacar lo?
            Gue      : Maaf, Yul.
            Gue      : Minal aidhin, Yul...

            Setelah itu, Iyul gak jawab komentar gue lagi.
            Ternyata, setelah gue baca di kronologinya. Iyul Celalumanis Walaumacihterluka, sari adalah neneknya. Ternyata gue udah menyakiti perasaan hatinya terlalu dalam. Sorry dorry stroberry, Yul.

            Pesan moral dari gue: Cobloslah Gubernurmu, Seperti Kau Memilih Pacarmu


Nb     : Boleh menyukai tapi tak boleh mempercayai apalgi mengimani.
Bilik Suara, 10:39,13 juli 2012
Dr. Joy, karaokean bersama Bang Echong

12. Pagi yang Dingin




           Setelah sekian lama gue gak posting dan jarang aktif berpromosi. Gue kembali lagi. Walau pun likers-ya baru 42 makhluk. Tapi gue tetap happy.
            Mungkin memang gue jarang posting. Semua itu disebabkan karena adanya krisis imajinasi dan tentu saja ditambah krisis uang yang semakin menipis. Gue keget mengapa uang gue yang ada di dompet kok receh semua? Apa mungkin dikarenakan hobi gue yang rajin mengeluarkan uang dari dalam dompet?
            Itu semua mengakibatkan dompet gue menggembung berlebihan dan membuat gue malu kalo sedang bawa dompet. Menggembung kebanyakan uang koin (receh).
            Bahkan ada yang bilang pada gue "Dari ngamen dimana, cin?" "Baru habis ronda, ya bang?". Gue pun hanya bisa menjawab dengan muka yang gue buat setampan-tampannya ini "Mau nyumbang ke KPK, coy...".
            Gue mulai saja membahas "Pagi yang Dingin", ya... coy?
            Bangun tidur gue sangat kedinginan. Bahkan gue bangun hanya untuk mematikan alarm HP gue yang gue program sepagi-paginya. Dengan hawa dingin yang sedikit sangat, gue pun memutuskan tidur lagi. Dan melanjutkan mimpi indah gue yaitu mimpi, tinggal serumah bersama Agnes Monica dan aktris serta penyanyi lainnya. Tapi tetap, gue yang jadi pembantunya.
            Setelah mata gue gue paksa untuk bangun. Gue pun membuka FB gue (06:56). Banyak status temen-temen yang mengangkat tema kedinginan. Bahkan kebanyakan mereka mengeluhkan hawa dingin pagi ini.

            status 1:
            Bang Echong bukan Pochong Benchong
            Dingin bangets ya? Rasanya pingin tidur bareng Sari lagi. Nenek gue.
            Bahkan gue rasain kayak berada di Kutub Selatan.
            baru saja melalui WC umum bilik nomor 6 belas. 0 suka. suka. -1 komentar.

            status 2:
            CwiEntAi CwEinTAdaEnGanCueWentA EeaAa
        Pagi-pagi bguini ox duingin ea?
            ox hmpir mrip d Kutub Utara.
            beberapa menit yang lalu melalui lubuk hati yang ter-aL4y-kan, 76 suka. batal suka. 9,5 komentar.

            Menanggapi kedua status di atas. Gue menyimpulkan, bahwasannya gue bingung. Sebenernya tadi pagi itu hawanya mirip dimana, sih? Kutub Utara atau Kutub Selatan. Jangan-jangan malah kayak hawa di Korea Selatan? Padahalkan kita kan ada di Indonesia? Kok statusnya gak konsisten?
            Lagi, seharusnya hawa dingin itu menjadikan dan menambah kratifitas kita menjadi lebih bermanfaat. Contoh:

            1. Dibuat Pantun

        Malin kundang masuk angin
        Malah makan burung dara
        Walau kita sama-sama dingin
            Tapi yakin hati tetap membara

            udah gue contoin, kan? monggo membuat pantun lagi yang lain.

            2. Dibuat Puisi
            Gue gak jago coy, buat puisi. Tapi tetep gue usahain.

            Dilema Kedinginan

            Pagi yang dingin
            Laksana di kutub selatan
            Tapi aku bingung
            Ketika membaca status temanku
            Disana tertuliskan
            Pagi ini laksana di kutub selatan
            Aku pun menjadi dilema

            lubuk hati yang ter-aL4y-kan, 12 Juli 2012
            CwiEntAi CwEinTAdaEnGanCueWentA EeaAa

            Gitu aja kok repot. ea nggak coy?

            Sudah ya? Semoga bermanfaat dan menghibur bagi kita semua.

            Pesan moral dari gue: Buatlah Kedinginanmu Menjadi Kekraetifitas Baru bagimu.

Nb     : Boleh menyukai tapi tak boleh mempercayai apalgi mengimani.
lubuk hati yang ter-aL4y-kan, 10:46, 12 juli 2012
Dr. Joy, mencoba bertahan walau perih.