Sabtu, 23 Juni 2012

04. Jakarta



Gue      : Maaf, gue lupa sekarang ulang tahun keberapanya DKI. Maklum gue tidak tinggal di sana dan sekaligus belum tau mana akun FB-nya. Kalau tau kan mudah. Saya ucapkan "Happy Birtday" aja deh.
            Berbagi pengalaman aja ya. Tapi pengalaman asestan gue, sebangsa tuyul yang saking gondrongnya gue kira monyet. Iyul. Tepuk tangan dong. Mengapa bukan pengalaman gue? Karena gue belum pernah ke sana. Tujuan gue baru-baru ini sih mau ke Benua Eropa saja, mau lihat EURO. Tapi itu baru tujuan saja, belum terlampiaskan coy.
            Iyul dan kawan-kawannya kan dulu sebelum follow gue udah pernah study bunding ke Jakarta. Dia pun cerita ma gue, sebelum study banding, ia dan para sahabatnya (bisa di bilan "Sahabat Iyul") rapat dulu. Karena separti para DPR yang mau SB (study bunding), pasti juga ada yang pro dan kontra. Kalau yang pro-sih pasti Iyul dan sahabat.
            Pertama sih mereka tidak diizinkan dengan berbagai alasan, memboroskan uang, gak ada uang sampai gak maling uang menjadi alasannya. Maklum tuyul adalah sosok bendahara yang baik. Dengan berbagai alasan pula, Iyul dan sahabat membela pendapat mereka, nanti kalau kita tidak SB apa kata dunia, kalau kita SB kan bisa memajukan harkat dan martabak kita di sini.
            Setelah berbulan-bulan rapat, akhirnya diputuskan kalau yang ikut SB hanya 10 tuyul saja. Penentuan peserta yang ikut pun dipilih berdasarkan nilai UNAT (Ujian Nasional Angkatan Tuyul). Ujian para tuyul pun dimulai. Dari ratusan tuyul yang ada, Iyul berhasil mendapat peringkat 15 besar.
            Karena nilai 15 tuyul itu sama, sama-sama di bawah KKM, entah karena contek-contekan atau nyontek beneran. Juri pun memutuskan membuat audisi menyanyi Tuyul Idol dengan folling SMS mirip Indonesia Idol, dengan Subjek Ketik: REG(spasi)Nama Tuyul(kirim ke)Dukun Santet Terdekat. Bedanya, tinggi para peserta di bawah KKM.
            Tuyul Idol pun bermulai sangat sengit. Ke-15 tuyul itu mengeluarkan kemampuan bernyanyinya masing-masing.
            Setelah selesai. Terpilihlah Iyul sebagai kesepuluh besar Angkatan Tuyul 2012. E, malah para juri memutuskan memakai hak angketnya. So, jadilah 13 besar Angkatan Tuyul 2012.
            Karena tidak memenuhi persyaratan. Akhirnya ditentukanlah ke-10 Angkatan Tuyul dengan cara cucok. Ya, dengan cara undian lewat arisan. Semua tuyul pun sepakat.
            Dibukalah satu-persatu buntelan kain kafan yang keluar dari botol Aqua galon. Para juri pun menyebutkan nama-nama yang terpilih "Nomor satu diraih oleh... Ipul..." dan seterusnya.
            Setelah no. ke-9 nama Iyul belum disibutkan. Dengan tegas juri pun membaca no. 10 "Inilah Angkatan Tuyul 2012 yang terakhir, diraih oleh... Iyyyyti Nur Janah." So, Iyul pun tidak jadi pergi ke Jakarta.

Asestan            : Gitu aja diceritain boss.

Gue      : dari pada gak ada cerita tentang Jakarta, Yul. Kan, aku juga belum pernah ke sana.

Asestan            : Kan, gue udah pernah ke sana.

Gue      : Besok lagi aja, Yul.

Narsistor          : Apakah sebenarnya Iyul pernah ke Jakarta? Baca kisah selanjutnya.

Gue      : gue pikir sih belum pernah.

Quotes dari Gue : Bersatu kita teguh. Bercerai kita bukan teguh lagi.

Kamar tidur, 15:57 Sabtu Pon 23 Juni 2012
Dr. Joy, ternyata setelah bangun tidur followernya @dokter_sot masih 5 makhluk

03. Membuat Twitter



Gue      : Sekarang gue mau bahas tentang Twitter.
            Siapa sih yang gak kenal twitter? itu lho, sejenis mantel.

Asestan            : Itu switter, boss.

Gue      : Diem lo. Twitter itu adalah media sosial atu sosial media yang mirip dengan FB. Sebenarnya, gue tahu twitter gak ya? Terserah deh. Kalau boleh jujur sih, gue gaptek masalah begituan. Karena gue adalah makhluk unyu dan tidak sombong, pastinya punya teman. Tapi teman-teman gue pada nanya, bagaimana caranya buat twitter?
            Jelas gue gak tau. Buat siomay aja masih dianggap junior, mau buat twitter. Jadi SUJU dong gwe?
            Karena tadi gue udah bilang kalau gue unyu dan tidak sombong, gue pun kasih tau teman-teman gue. Dengan langkah-langkah:
        1. Siapkan Uang Sekitar Rp5500.
        Buat apa? Ya buat internetan lah, masa buat benerin muka. Tapi yang dipake buat bayar di warnet hanya Rp5000 aja, karena sama temen aja kok gak bagi-bagi. Kalau gak punya uang? Usaha lah, masa nyopet dompetnya copet. Langkah ini hanya berlaku kalau ada gue aja.
            2. Berdoa Menurut Agama dan Keyakinannya Masing-Masing
        Kalau langkah kedua ini uadah pada jelas, kan? Ya, semua harus dimulai dengan doa. Jaga-jaga kalau nanti lagi bete, e... malah ada flasdisk jatoh. Kalau gue sih ambil aja. Maklum flasdisk gue sob.
            3. Memilih Bilik yang Tertutup
        Langkah ini berguna saat lo nanti mau buat password twitternya. Kalau bisa tangan kiri yang ngetik dan tangan kanan nutup-nutupin mata, biar gak kelihatan. Maksudnya mata partnernya, bukan mata sendiri.
            4. Membeli Obat Perut
        Biar kalau mengingat password dan sandinya, otaknya lancar.
            5. Ikuti Petunjuk yang Ada
        Diisi lengkap. Minta blanko dari kelurahan, cap jempol dari Pak Camat. Sertakan materai 6000.
            6. Poto yang Cakep
        Langkah ini berguna untuk karir elo dikancah per-twitteran. Karena kalo Poto Profilmu jelek. Maka komentar-komentar absurd pun mendatangi potomu. "Baru habis nernak tomcat?". "Mukanya kayak yang ada di museum perbakala". "Jenis primata mana nih?". Mending kalo gitu, lo cari aja di Mbah Google "Muka Paling Keren" atau pake potoku aja. Langkah ini hanya dibuat buat orang gak PD aja. OKE?
            7. Follow Twitter @dokter_sot
        Inilah langkah terkhir dan terpentingnya, sob. Kalau ini gak usah pake embel-embel apa-apa sih udah pada tahu. Tahu kalau @dokter_sot yang follow baru 5. Itu pun gue gak tau yang follow orang atau binatang buas.
            Sekian cara membuat twitter yang bagus (menurut saya). Ada kurang tak ada lebihnya saya minta maaf.

Quotes dari saya      : Jangan ngaku anak gaul kalo belum follow twitter @dokter_sot. InshaAllah di followback.

Narsistor          : Kalo gue sih mending nggak gaul aja.

Kamar Tidur non VVIP, 15:54 Kamis 21 Juni 2012
Dr. Joy, lagi ngimpi yang follow twitter gue 1.500.000 orang

Rabu, 20 Juni 2012

02. Suster Ngesot




Gue      : Inilah latar belakang terjadinya, gue. Hahaha.... lucu gak?
            Gue sebagai dokter terkeren disini. Walau pun gue juga bukan orang keren dan belom jadi dokter. Gue tetap bangga. Dan doakan saja, semoga asestan gue gak ada dan gak mampir disini. Karena, gue takut kalau dihina lagi.
            To the piont, gue selalu bingung. Mengapa, semua suster yang mati. Harus di filmin menjadi Suster Ngesot? Gak adil bukan? Padahal sebelum mati dan pas mati, para suster-suster itu gak terkena lumpuh. Kok bisa?
            Tapi bukan begitu maksudku. Maksudku, mengapa harus selalu suster yang mendapat pangkat akhiran "Ngesot"? Mengapa dokter yang lebih pintar darinya tidak mendapat pangkat itu? Kan lumayan. Dokter Ngesot.
            Bagaimana dengan Sister. Kok gak ngesot? Padahal sama-sama perempuan.
            Bagaimana dengan OB. Kok juga gak ngesot? Padahal kan juga di rumah sakit yang sama.
            Kayaknya jadi Suster Ngesot itu asik, ya? Bisa hemat energi, gak usah capek-capek lompat-lompat. Nulis, makan, mengendarai mobil SMA dan menebrak para pejalan kaki serta ususan MCK juga mudah. Gak kayak pocong, serba kesulitan.
            Tapi setelah gue teliti lebih lanjut. Ternyata ada dukanya juga sob. Kalau keluar dari lift susah banget, apa lagi kalau saingannya para pemburu diskon. Belum kalau dikejar anjing. Belum juga, kalau lagi menyeberang jalan kayak gue.
            Tapi tenang, bagi yang tidak suka perlombaan-perlombaan 17 Agustus. Ada kemurahan buat yang bergenre "ngesot", yaitu: gak akan ada perlombaan balap karung tingkat RT.

Asestan            : Horeeee.... Re Twitt dong. Follow twitnya boss gue, @dokter_sot . InshaAllah dipolback.

Gue      : Udahan aja, ya. Asestan gue udah datang. Pake promosi lagi, malu-maluin gue aja. Follower gue cuma ada 2, yang satu asestan gue dan yang satunya wajahnya memelas, sorry prend. Gaptek masalah twitter lagi. Kan gue jadi malu.
 
Asestan            : Tapi kan, boss...

Gue      : Sop.... Maksudnya Stop. Kita putus.

Narsistor          : Apakah boss dan asestannya akan putus? Tunggu kelanjutannya.

Gue      : Gak, gak mungkin, itu menyalahi kodrat. Gue belum pernah jadian ma asestan gue.

Quotes dari gue            : Belajar selalu juga ngesot selalu. Waspadalah, waspadalah.

Masih di Jalan Bukan Tol, 10:25, Rabu 20 Juni 2013
Dr. Joy, berhasil menyeberang jalan dengan selamat

01. Tari Tor-Tor




Gue      : Siapa yang tidak tahu saya, sang Dokter Ngaesot? Pasti gak tau semua.

Asestan            : Maklum belum tersosialisasi. Kalau ini.

Gue      : Siapa yang tidak tahu Tari Tor-Tor? Kebangetan, ya? Jujur kalau aku sih tau, tapi naas. Sebagai makhluk yang sok sibuk dan tidak sempurna, aku lupa, dari daerah mana Tari Tor-Tor itu. Maaf Pak SBY. Saya khilaf.
            Kita, sebagai WNI yang baik harus selalu menghargai semua budaya Indonesia. Jangan sampai budaya kita tersaingi oleh Boy Band yang kalau tampil selalu mengumbar aurot. Gak bangetkan? Mending liat Dokter ngedance aja.

Asestan            : Emang bisa dokter ngedance?

Gue      : Jangan sampai budaya kita yang lain, dimaling Harimaho. Kita sebagai anak bangsa harus selalu menjaga budaya kita sendiri. Jangan kayak mereka yang selalu lupa dengan budaya sendiri.

Asestan            : Dokter aja lupa.

Gue      : Omong-omong Dokter tadi nyanyi lagu daerah Gundul-Gundul Pacul ,lho. Sambil ngedance lagi. Kalau para Boy Band liat, mereka pasti terkesima dan langsung memberi koin untuk Dokter sekarang. Kalau cuma Bisma sih lewat, apalagi Bis Kota makin kencang aja ninggalin gue.
            Dokter juga lagi fokus nih, buat belajar Tari Tor-Tor. Bayangin sendiri aja ya? Jujur gue gak kuat bayanginnya.
            Mengapa ya, Malaisia suka gitu terhadap bangsa kita. Apa bangsa kita ini terlalu bagus buat mereka?
            Apa saja budaya di daerahmu? Dan dimana kamu berada? Jangan bilang gak punya rumah. Malu-maluin gue aja lo.
            Jawab ya coy?

Narsistor          : Apakah Dr.Ngesosot punya akun pacar cantik? Tunggu kelanjutannya.

Asestan            : Nggak gak mungkin ada. Boro boro cantik, jelek aja gak punya. Ea gak Boss?

Quotes dari gue            : Lindungi budayamu, dan jauhi narkoba

Jalan Bukan Tol, 14:42, Selasa 19 Juni 2012
Dr. Joy, nyebrang jalan dengan ngesot

Senin, 18 Juni 2012

Perkenalan yok


Perkenalkan, nama gue Dr. Joy. Sebenarnya belum mempunyai gelar dokter, sih. Tapi rela dibagi-bagi?
            Gue disini ingin berkenalan dulu sama kalian, dan supaya terkesan resmi, tolong perkenalkan nama kalian dengan gaya masing-masing. OK coy? Oke boss. Contoh:
            Nama: Joy
            Profesi: Dokter Ngesot
            Cita-cita: Ingin menjadi doker yang multi fungsi- bisa masak, nyuci, balapan lari, babysiter dan ciby-ciby sekaligus.
            Kalau kamu?