Gue :
Inilah latar belakang terjadinya, gue. Hahaha.... lucu gak?
Gue
sebagai dokter terkeren disini. Walau pun gue juga bukan orang keren dan belom
jadi dokter. Gue tetap bangga. Dan doakan saja, semoga asestan gue gak ada dan
gak mampir disini. Karena, gue takut kalau dihina lagi.
To
the piont, gue selalu bingung. Mengapa, semua suster yang mati. Harus di
filmin menjadi Suster Ngesot? Gak adil bukan? Padahal sebelum mati dan pas
mati, para suster-suster itu gak terkena lumpuh. Kok bisa?
Tapi
bukan begitu maksudku. Maksudku, mengapa harus selalu suster yang mendapat
pangkat akhiran "Ngesot"? Mengapa dokter yang lebih pintar darinya
tidak mendapat pangkat itu? Kan lumayan. Dokter Ngesot.
Bagaimana
dengan Sister. Kok gak ngesot? Padahal sama-sama perempuan.
Bagaimana
dengan OB. Kok juga gak ngesot? Padahal kan juga di rumah sakit yang sama.
Kayaknya
jadi Suster Ngesot itu asik, ya? Bisa hemat energi, gak usah capek-capek
lompat-lompat. Nulis, makan, mengendarai mobil SMA dan menebrak para pejalan
kaki serta ususan MCK juga mudah. Gak kayak pocong, serba kesulitan.
Tapi
setelah gue teliti lebih lanjut. Ternyata ada dukanya juga sob. Kalau keluar
dari lift susah banget, apa lagi kalau saingannya para pemburu diskon. Belum
kalau dikejar anjing. Belum juga, kalau lagi menyeberang jalan kayak gue.
Tapi
tenang, bagi yang tidak suka perlombaan-perlombaan 17 Agustus. Ada kemurahan
buat yang bergenre "ngesot", yaitu: gak akan ada perlombaan balap
karung tingkat RT.
Asestan : Horeeee.... Re Twitt dong. Follow twitnya boss gue,
@dokter_sot . InshaAllah dipolback.
Gue :
Udahan aja, ya. Asestan gue udah datang. Pake promosi lagi, malu-maluin gue
aja. Follower gue cuma ada 2, yang satu asestan gue dan yang satunya wajahnya
memelas, sorry prend. Gaptek masalah twitter lagi. Kan gue jadi malu.
Asestan : Tapi kan, boss...
Gue :
Sop.... Maksudnya Stop. Kita putus.
Narsistor : Apakah boss dan asestannya akan putus? Tunggu
kelanjutannya.
Gue :
Gak, gak mungkin, itu menyalahi kodrat. Gue belum pernah jadian ma asestan gue.
Quotes dari gue : Belajar selalu juga ngesot selalu. Waspadalah,
waspadalah.
Masih di Jalan Bukan Tol, 10:25, Rabu
20 Juni 2013
Dr. Joy, berhasil menyeberang jalan
dengan selamat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar