Minggu, 22 Juli 2012

15. Puasa Datang Galau Pun..? Hilang Gak, ya?





        Berhubung sudah bulan puasa. Untuk mempersopan ke-gue-an gue, gue akan merubah subjek gue (apaan, sih) menjadi saya. Hehehe.
            Sebelumnya saya bersyukur masih bisa menghembuskan nafas di awal romadhan ini. Serta saya bangga dengan FP Dokter Ngesot yang telah memiliki 45 like yang saya pastikan kesemuanya manusia, kecuali satu dua tiga empat lima enam dst yang bukan (Gitu aja bangga). Walau pun nggak seperti FP-FP lain khususnya FP Mario Teguh yang memiliki ribuan sampai jutaan like (bener, nggak ya?).
            Tapi saya bahagia, masih bisa menanggapi kritik dan saran dari para fans (cuih...), walau pun kritik dan saran mereka lebih mirip hujatan dan olokan. Tapi saya tetap happy karena FP saya sudah(cuma) dilirik khususnya 45 makhluk itu. Mungkin karena merasa iba dan kasihan terhadap muka cool yang saya buat seganteng-gantengnya ini. Ya.
            Puasa Datang Galau Pun Hilang. Itulah judul acara yang saya sukai minggu lalu "Galau Nite".
            Tapi sepertinya judul itu hanya berlaku pada awalnya saja. Atau malah nggak berlaku untuk para Ahli Galau Galauers Forever (forefer itu ver-nya pake f atau v-ya?) yang selalu dan senantiasa meng-up-date status galau mereka yang tentu saja tidak mengharap tanggapan dari saya. Saya-kan anti galau (mungkin). Tapi saya sangat dilema, tepatnya sih bingung. Mengapa para Ahli Galau di FB itu selalu saja menggalau lewat status mereka, kan tidak efektif?
            Coba kalo galau mereka itu dilampiaskan dengan mencangkul sawah, membuat dodol atau yang paling parah membantai kecoa. "Kurang ajar... Lo kira gue apa, berani mutusin gue? Donat Bakar Rasa Tempe Penyet? Neh...." sambil terus mencangkul di sawah. Tapi hati-hati, cara ini hanya pantas dilakukan ditempat sepi saja. Bayangkan kalau enggak, satpol PP pun datang menjemput, coy.
            Omong-omong soal dilema. Pemerintah dan WNI pun pada dilema, coy. Untuk menentukan kapan tanggal 1 Ramadhan itu? Ada golongan yang bilang hari Sabtu ada juga yang mempertahankan pada hari Jum'at. Untuk merapatkan semua itu. Dilaksanakanlah Sidang Isbat untuk memusyawarahkan "apakah Qilal sudah nampak?" (wuis bahasaku...) yang dihadiri para pemuka agama dan para ilmuan dibidang perkalenderan (astronomis ya, coy?).
            Tapi walau pun begitu. Kalau kita sedang dilema mau lanjutin ke sekolah mana, mau beli susu bantal atau susu botol, atau malah menentukan/ memilih-milih pacar/ mantu aja, nggak usah pake Sidang Isbat. Pilih saya aja, simpel, ganteng (sedikit), sepertinya pintar, bernutrisi dan imunisasi (yang imunisasi, nggak usah dipake) serta bisa ditempatkan dimana saja. Sekesot The Joey, hehehe.
            Plakkk, gampar pake uang.
            Gimana? Apa masih galau. Kalau masih galau saya selaku pemilik akun twitter @tofa_ji (difollow, ya), meminta maaf kepada semua apabila ada kata-kata atau kelakuan saya yang tidak berkenan. Tapi kalau muka saya beneran ganteng, semua iklas, kan?

        Pesan moral dari saya : Hidup itu kayak roda berputar. Saya minta maaf sebesar-besarnya, ya friend? (emangnya apa hubungannya)

Semoga bermanfaat, paling tidak menghibur...
11:09, Jum'at 20 Juli 2012
Sekesot The Joey, Lagi mau persiapan Jumat'an

Ketipu penyelenggara event (semoga hanya gosip, ya?) dan mau buat mading di desa. Tapi gak jadi.

Jangan lupa (lupa juga gak apa-apa):
Jangan lupa like FP... https://www.facebook.com/#!/seksotdr
dan ikuti blog... http://dkesot.blogspot.com/

@tofa_ji

Tidak ada komentar: